Kerbsmoke
Puluhan tusuk sate ayam berlumur kecap di atas bara arang. Dari kanan, satu tangan mengayun kipas anyaman, dan asap tebal bergulung ke kiri di bawah satu bohlam.

Kerbsmoke, musim 4, episode 37 Kipas Tidak Boleh Berhenti

Satu malam di Sumenep, empat kepulan asap. Raka makan, Ningrum merekam, dan tidak ada yang membuka peta.

18:40menit, tayang Kamis, 8 Oktober 2026

Buka episode beranotasi

Kami tidak mencari alamat. Kami mengikuti asap.

Kerbsmoke hanya membahas makanan bakar pinggir jalan. Dua orang dan satu motor masuk ke sebuah kota selepas magrib, lalu berhenti di tiap kepulan asap yang terlihat dari jalan.

Musim 4 berisi delapan episode di lima kota: Jimbaran, Solo, Makassar, Padang, dan dua kali ke Madura. Yang kami makan cuma enam macam: sate, ikan bakar, ayam bakar, bebek, jagung, dan ketan.

Tiap Kamis malam ada satu episode baru. Tiap perhentian di episode itu kami tulis jadi satu Catatan Bara dan masuk ke papan putusan. Yang tidak muat di catatan, Ningrum tulis panjang di Tulisan.

Ketiganya saling menunjuk. Dari putusan kamu bisa melompat ke menit tempat piring itu muncul di video.

Episode 37, beranotasi

Geser garis waktu atau pilih penandanya. Tiap penanda adalah satu perhentian dengan Catatan Bara-nya.

Sepuluh tusuk sate ayam di piring beralas daun pisang, tertutup bumbu kacang dan segaris kecap, dengan irisan bawang merah dan potongan lontong. Panggangan arang menyala di belakangnya. Empat jagung dengan kelobot ditarik ke belakang di atas anglo tanah. Satu tangan mengoles bumbu dengan kuas kecil, jalan basah di belakangnya. Seekor ikan utuh berbumbu merah dijepit kawat di atas bara dalam potongan drum. Di belakangnya air pelabuhan yang gelap dan dua perahu kayu berlampu. Enam balok ketan dengan garis gosong di atas kotak arang kecil. Di daun pisang sebelahnya dua balok bertabur serundeng, dan ceret aluminium di belakang.

02:10 dari 18:40

Sate Ayam Cak Mudhar

Jalan pasar, Sumenep. Sate ayam Madura, sepuluh tusuk, lontong.

Bara
Arang batok, panas tinggi dan rata. Kipas tangannya tidak berhenti sejak kami datang.
Bumbu
Kacang digiling kasar, kecap dituang belakangan, petis tipis di dasar piring.
Gigitan
Potongan kecil, pinggirnya garing, tengahnya masih basah.
Asap
Tipis dan manis. Tercium dari dua tikungan sebelumnya.

Balik lagi

Raka memesan sepuluh tusuk lagi sebelum piring pertama habis.

Musim 4

Delapan episode, lima kota. Lima sudah tayang, tiga menyusul tiap Kamis pukul 19.00 WIB.

  1. Dua ikan kakap belah berbumbu merah di atas sabut kelapa yang menyala di pasir pantai, semangkuk sambal matah di sebelahnya, garis ombak di belakang.Durasi 16:20
    33episode

    Laut Dulu, Baru Api

    Jimbaran. Tayang Kamis, 10 September 2026.

    Tiga perhentian di pasir. Kakap belah di atas sabut kelapa, sambal matah yang diiris di depan kami, dan satu ayam bakar yang seharusnya kami lewati saja.

    Putusan episode ini
  2. Potongan ayam bakar berwarna cokelat tua mengilap di atas anglo tanah. Satu tangan mengolesnya dengan batang serai, dan setetes kecap menyulut api kecil.Durasi 17:05
    34episode

    Kecap Kedua

    Solo. Tayang Kamis, 17 September 2026.

    Pak Wiryo mengoles kecap dua kali dan menyuruh kami menunggu. Sesudahnya sate kere di gang sebelah, dan Raka salah memesan.

    Tulisan dari episode ini
  3. Empat potong bebek berlumur bumbu hitam di atas panggangan besi, api kecil menyambar dari lemak yang menetes, tenda terpal hijau di belakang.Durasi 19:10
    35episode

    Bebek Jam Sebelas

    Bangkalan, Madura. Tayang Kamis, 24 September 2026.

    Bumbu hitam yang dimasak sejak siang, api yang sengaja dibiarkan galak, dan sate lalat yang habis dalam empat gigitan.

    Putusan episode ini
  4. Tiga ikan utuh tanpa bumbu di atas kawat panggangan, dua mangkuk kecil sambal mangga muda dan sambal cabai, lampu kapal jauh di atas air yang gelap.Durasi 18:00
    36episode

    Baronang di Atas Sabut

    Makassar. Tayang Kamis, 1 Oktober 2026.

    Ikan tanpa bumbu, sambal mangga muda, sabut kelapa yang lebih banyak asap daripada api. Ditutup jagung bakar di dermaga kayu.

    Catatan soal asapnya
  5. Sate ayam di atas bara, tangan mengipas dengan kipas anyaman, asap bergulung ke kiri.Durasi 18:40
    37episode terbaru

    Kipas Tidak Boleh Berhenti

    Sumenep, Madura. Tayang Kamis, 8 Oktober 2026.

    Empat perhentian dalam satu malam: sate ayam, jagung, ikan di pelabuhan, dan ketan yang kami datangi terlalu larut.

    Versi beranotasi
  6. Tusuk-tusuk sate berwarna kuning kunyit di atas bara, di sebelahnya panci aluminium berisi kuah kuning kental dan tumpukan daun pisang.15 Okt
    38belum tayang

    Sate yang Disiram

    Padang. Tayang Kamis, 15 Oktober 2026.

    Lidah dan daging sapi, kuah kuning kental, tanpa kacang. Raka bertanya kenapa sate yang direbus dulu tetap kami hitung bakaran.

  7. Gerobak wedangan pada malam hari: empat jadah di atas anglo, tiga ceret hitam di atas bara, dan lampu minyak kecil di meja kayu.22 Okt
    39belum tayang

    Jadah di Bawah Lampu Minyak

    Solo. Tayang Kamis, 22 Oktober 2026.

    Kembali ke Solo untuk gerobak wedangan: jadah bakar, tiga ceret, dan satu tungku arang yang dipakai untuk dua pekerjaan.

  8. Panggangan sate di akhir malam: bara tertutup abu kelabu, satu tusuk sate tertinggal, kipas anyaman tergeletak di tepi gerobak.29 Okt
    40penutup musim

    Bara Terakhir

    Makassar. Tayang Kamis, 29 Oktober 2026.

    Malam terakhir musim ini. Isinya belum kami buka.

Papan putusan

Tiap perhentian mendapat satu Catatan Bara. Isinya empat hal, ditulis sebagai kalimat, tanpa angka.

  • BaraArang apa yang dipakai dan seberapa panas ia dijaga.
  • BumbuApa yang dioles, kapan, dan berapa kali.
  • GigitanApa yang terjadi di mulut pada gigitan pertama dan ketiga.
  • AsapWarnanya, baunya, dan dari mana ia mulai tercium.

Sesudah itu satu putusan: Balik lagi, Sekali cukup, atau Lewat. Putusan adalah pendapat redaksi sendiri, dari dua orang yang makan satu kali pada satu malam. Kalau Raka dan Ningrum tidak sepakat, putusan yang lebih rendah yang dipakai. Kalau kami keliru, koreksinya kami muat.

Cobek batu kecil berisi sambal kecap: irisan cabai rawit merah dan hijau, bawang merah, dan sepotong jeruk nipis.

Balik lagi

Kami akan memutar motor untuk ini.

  • Sate Ayam Cak Mudhar

    Sate ayam Madura, Sumenep

    Arang batok dan kipas yang tidak berhenti. Bumbu kacangnya masih terasa kacang.

  • Ikan Bakar Dermaga Lama

    Ikan bakar, Pelabuhan Kalianget

    Olesan tipis, bara sedang. Kulitnya lepas dalam satu lembar.

  • Ayam Bakar Pak Wiryo

    Ayam bakar kecap, Solo

    Empat puluh menit menunggu untuk kulit yang kering, mengilap, dan tidak pahit sedikit pun.

  • Bebek Bakar Bu Sum

    Bebek bumbu hitam, Bangkalan

    Api galak yang dijaga orang yang tahu kapan harus mengangkat. Bumbunya pekat sampai ke tulang.

  • Baronang Daeng Rewa

    Ikan baronang bakar, Makassar

    Tanpa bumbu sama sekali. Sambal mangga mudanya yang bekerja.

Sekali cukup

Enak malam itu, tapi kami tidak akan memutar balik untuk ini.

  • Jagung Bakar Bu Sulastri

    Jagung bakar, Sumenep

    Bulir luarnya gosong enak. Bulir dekat tongkol masih keras.

  • Kakap Bakar Warung Nengah

    Kakap belah, Jimbaran

    Sambal matahnya segar. Ikannya terlalu lama di atas api sabut.

  • Sate Kere Mbak Tutik

    Sate tempe gembus, Solo

    Bumbunya manis dan pedas dengan takaran yang pas. Gembusnya cepat dingin di piring.

  • Jagung Bakar Dermaga Kayu

    Jagung bakar, Makassar

    Angin laut membuat baranya naik turun. Separuh jagung matang, separuh lagi hangat saja.

Lewat

Kami berhenti karena asapnya dan tidak menghabiskan piringnya.

  • Ketan Bakar Pojok Alun-alun

    Ketan bakar serundeng, Sumenep

    Bara hampir habis, tengah ketannya belum hangat. Kami datang terlalu malam, dan itu kami catat juga.

  • Ayam Bakar Lesehan Terang Bulan

    Ayam bakar, Jimbaran

    Dipanggang ulang dari ayam yang sudah matang sejak sore. Kecapnya gosong, dagingnya kering.

  • Sate Lalat Tenda Hijau

    Sate lalat, Bangkalan

    Potongannya terlalu kecil untuk bara sepanas itu. Yang tersisa cuma rasa kecap dan arang.

Pecahan batok kelapa yang sudah jadi arang, melengkung seperti mangkuk, menyala jingga di tiap tepinya di dalam anglo tanah.

Arang batok tidak pernah terburu-buru

Di Solo saya berdiri empat puluh menit di samping anglo Pak Wiryo dan tidak merekam apa pun yang menarik. Apinya tidak menyambar dan asapnya terlalu tipis untuk kamera. Yang terlihat cuma batok kelapa yang menyala jingga di pinggirnya dan seorang lelaki yang membalik ayam tiap beberapa menit. Raka mulai gelisah. Saya hampir mematikan kamera.

Lalu ayamnya datang, dan saya mengerti kenapa ia tidak terburu-buru. Kulitnya kering dan mengilap tanpa satu titik pun yang pahit. Kecapnya sudah mengeras jadi lapisan. Dagingnya hangat sampai ke tulang. Hasil seperti itu hanya keluar dari bara yang panasnya rata dan tidak pernah melonjak.

Batok kelapa tipis dan padat. Ia cepat menyala, panasnya naik pelan, lalu bertahan lama hampir tanpa lidah api. Arang kayu yang biasa dipakai di pinggir jalan lebih galak. Ia gampang berkobar kalau kena tetesan lemak, dan kobaran itu membuat kecap gosong sebelum daging matang. Penjual yang memakai arang kayu harus terus mengipas dan terus memindah. Penjual yang memakai batok bisa menunggu.

Pak Wiryo membakar batoknya sendiri tiap sore di belakang rumah, lalu memecahnya dengan punggung golok jadi kepingan selebar telapak tangan. Kepingan yang terlalu kecil ia sisihkan untuk menyalakan anglo. Baranya ia tata dua lapis saja. Kalau ditumpuk lebih tinggi, katanya, panas naik terlalu cepat dan ayam jadi hitam di luar tetapi dingin di dalam.

Kalau kamu hampir tidak melihat asapnya tetapi bisa menciumnya, di sana ada batok.

Dulu saya mengira asap tebal tanda warung enak. Sesudah empat musim mengikuti asap, saya tidak yakin lagi. Asap tebal berarti ada lemak atau bumbu yang terbakar. Itu bisa enak, bisa juga pahit. Asap batok tipis, agak manis, dan baunya menempel di jaket sampai dua hari. Dari seberang jalan ia nyaris tidak kelihatan.

Bakaran batok tidak bisa dikejar. Pak Wiryo memanggang dua belas potong sekali jalan dan tidak menambah meski bangku sudah penuh. Kami datang pukul tujuh dan baru makan menjelang pukul delapan. Di papan putusan, lama menunggu tidak masuk hitungan. Yang kami tulis hanya bara, bumbu, gigitan, dan asap. Tetapi saya mencatat lamanya di buku, dan hampir semua yang mendapat Balik lagi musim ini membuat kami menunggu lebih dari setengah jam.

Arang kayu punya tempatnya. Bebek bumbu hitam di Bangkalan butuh api yang galak, dan sate butuh kipas. Saran saya cuma satu: sebelum memesan, lihat dulu baranya. Kalau penjualnya tenang dan baranya tidak berkobar, duduklah. Kamu akan menunggu lama, dan sejauh ini kami belum pernah menyesal menunggu.

Tiga catatan pendek

Batang serai yang dipakai sebagai kuas, penuh kecap kental, menetes di atas sepotong ayam bakar yang mengilap.

Kenapa kecap dioles dua kali

Olesan pertama hampir selalu gosong. Gula di kecap terbakar lebih cepat daripada kulit ayam mengering. Penjual yang sabar mengoles tipis, menunggu lapisan itu kering, baru mengoles lagi. Lapisan kedua itulah yang kamu lihat mengilap di piring. Pak Wiryo memakai batang serai yang dimemarkan sebagai kuas, dan serainya ikut meninggalkan bau.

Satu tangan mengelap tumpukan lembar daun pisang dengan kain basah di meja gerobak. Di sampingnya satu daun dilipat jadi kerucut.

Daun pisang ikut bekerja

Sate panas yang ditaruh di daun pisang membuat daunnya layu dan mengeluarkan bau hijau. Piring tidak bisa begitu. Cak Mudhar mengelap tiap lembar dengan kain basah sebelum dipakai, lalu menyisihkan yang sobek. Saya menghitung: dari sepuluh lembar, tiga tidak lolos. Sekarang saya melihat daunnya dulu sebelum melihat satenya.

Dari seberang jalan yang basah: tenda warung berterpal biru dengan satu bohlam, siluet penjual mengipas, dan tiang asap tebal yang membelok ditiup angin.

Membaca asap dari seberang jalan

Asap putih yang naik lurus biasanya berarti bara masih muda dan belum ada lemak yang jatuh. Asap kelabu yang datang bergelombang berarti ada yang sedang dikipas, dan itu tanda yang paling mudah diikuti dari jauh. Asap hitam berarti ada yang gosong. Kami tetap mampir, sekali. Di kota yang belum pernah kami datangi, tiga warna itu yang menentukan arah motor.

Lihat hasilnya di papan putusan
Dua orang dilihat dari belakang di tepi jalan basah pada malam hari. Yang satu duduk di motor bebek tua, yang satu berdiri dengan kamera di pinggang. Keduanya menatap tenda warung berasap di seberang.

Dua orang, satu motor

Raka Wibisana

Pembawa acara, makan

Raka memesan, bertanya, dan menghabiskan piringnya di depan kamera, termasuk yang tidak enak. Sebelum Kerbsmoke ia sebelas tahun memasak di dapur hotel dan tidak pernah sekali pun memegang arang.

Ningrum Astari

Kamera, menulis

Semua Catatan Bara berasal dari buku tulis Ningrum. Ia menulisnya malam itu juga, sebelum bau asap hilang dari rambutnya. Kamera ia pegang sendiri, tanpa lampu tambahan.

Motornya

Bebek tua keluaran 2009

Joknya sudah ditambal dua kali. Satu tangki penuh cukup untuk satu kota. Di setangnya tidak ada dudukan ponsel, karena memang tidak ada peta yang perlu dilihat.

Kabari tiap Kamis

Satu surat tiap Kamis sore, dua jam sebelum episode tayang. Isinya judul episode, kotanya, dan satu Catatan Bara yang tidak masuk video.

Kredit penutup

Empat dokumen situs ini, digulung seperti kredit di akhir film. Pilih judulnya untuk membuka.

Privasi

bukatutup

Berlaku sejak 1 September 2026. Kerbsmoke Films.

Pengendali data

Kerbsmoke Films mengelola kerbsmoke.com dan menjadi pengendali data pribadi yang kamu berikan di sini. Dokumen ini mengikuti Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

Data yang dikumpulkan

Alamat email dan kota, bila kamu mengisi formulir buletin. Nama tampilan dan isi komentar, bila kamu berkomentar. Catatan teknis kunjungan: jenis peramban, halaman yang dibuka, dan waktunya.

Dipakai untuk apa

Mengirim buletin tiap Kamis, menampilkan komentar, dan memperbaiki halaman yang lambat atau rusak. Kami tidak menyusun profil pembaca dan tidak menyerahkan data kepada pihak lain untuk keperluan mereka.

Dasar pemrosesan

Persetujuanmu, yang kamu berikan saat mencentang kotak di formulir buletin. Persetujuan itu bisa kamu tarik kapan saja lewat tautan di kaki tiap surat.

Pemutar video

Pemutar baru dimuat setelah kamu menekan tombol putar. Sesudah itu penyedia video dapat menerima data teknis dari perangkatmu menurut kebijakannya sendiri.

Lama penyimpanan

Alamat email disimpan selama kamu masih ikut buletin dan dihapus paling lambat 30 hari setelah kamu berhenti. Catatan teknis dihapus setelah 90 hari.

Hak kamu

Kamu berhak meminta salinan, perbaikan, atau penghapusan datamu, dan menarik persetujuan. Tulis ke [email protected]. Kami menjawab paling lambat 3 x 24 jam sejak permintaan diterima.

Perubahan

Kalau dokumen ini berubah, tanggal di atas ikut berubah dan kami mengabarkannya di surat Kamis berikutnya.

Ketentuan

bukatutup

Berlaku sejak 1 September 2026. Kerbsmoke Films.

Tentang situs ini

Kerbsmoke adalah situs media berisi video, Catatan Bara, dan tulisan tentang makanan bakar pinggir jalan. Dengan membukanya kamu menyetujui ketentuan ini.

Komentar

Tulis pendapatmu sendiri. Kami menghapus komentar yang menyerang orang, membuka data pribadi orang lain, atau menjajakan sesuatu. Komentar yang dihapus tidak kami kembalikan.

Cara kami datang

Kami datang tanpa memberi tahu, memesan seperti pengunjung lain, dan menulis apa yang kami makan malam itu. Satu putusan berlaku untuk satu kunjungan.

Hak jawab penjual

Penjual yang keberatan dengan catatan kami boleh mengirim tanggapan. Tanggapan itu kami muat utuh di bawah catatan terkait, dengan tanggal.

Akurasi

Kekeliruan fakta kami perbaiki dan kami beri catatan bertanggal. Putusan tidak kami ubah kecuali kami makan lagi di tempat yang sama.

Hal yang bisa berubah

Jam buka, menu, dan letak gerobak bisa berubah setelah episode tayang. Periksa sendiri sebelum berangkat. Kami tidak menjamin tempatnya masih ada.

Hukum yang berlaku

Ketentuan ini tunduk pada hukum Republik Indonesia. Perubahan diumumkan di halaman ini dan berlaku sejak tanggal yang tertulis di atas.

Lisensi Konten

bukatutup

Berlaku sejak 1 September 2026. Kerbsmoke Films.

Milik siapa

Semua video, foto, tulisan, dan Catatan Bara di situs ini dibuat dan dimiliki Kerbsmoke Films, kecuali disebut lain di dekat karyanya.

Yang boleh

Menonton, membaca, membagikan tautan, dan mengutip sampai 100 kata dengan menyebut Kerbsmoke serta menautkan halaman asalnya.

Yang perlu izin

Memuat ulang video utuh atau potongannya, memakai foto, dan menerjemahkan tulisan secara utuh. Minta izin tertulis ke [email protected].

Untuk penjual

Penjual boleh memajang putusan kami di gerobaknya apa adanya, lengkap dengan nomor episode. Kata-katanya tidak boleh diubah atau dipotong.

Yang tidak boleh

Menghapus tanda sumber, memakai konten untuk melatih model mesin tanpa izin tertulis, dan memakai nama Kerbsmoke seolah kami menganjurkan suatu tempat.

Komentar dan kiriman kamu

Tetap milikmu. Dengan mengirimnya kamu mengizinkan kami menampilkannya di situs dan di buletin, dengan nama tampilan yang kamu pilih.

Laporan hak cipta

Kalau karyamu muncul di sini tanpa izin, kirim tautan dan bukti kepemilikan ke [email protected]. Kami menanggapi dalam 7 hari kerja.

Berakhirnya izin

Izin di atas gugur bila ketentuannya dilanggar. Setelah itu konten kami harus diturunkan dari tempat kamu memuatnya.

Bantuan

bukatutup

Diperbarui 8 Oktober 2026.

Kapan episode baru tayang

Tiap Kamis pukul 19.00 WIB selama musim berjalan. Musim 4 selesai pada 29 Oktober 2026.

Video tidak mau diputar

Periksa sambunganmu, lalu tekan tombol putar sekali lagi. Kalau tetap diam, pakai tautan Buka di YouTube di jendela video.

Cara membaca Catatan Bara

Empat kalimat tentang bara, bumbu, gigitan, dan asap, lalu satu putusan. Tidak ada angka. Tautan menit membawamu ke saat piring itu muncul di video.

Cara kami menilai

Dua orang makan satu kali pada satu malam, tanpa memberi tahu penjual. Putusan adalah pendapat redaksi sendiri. Bila kami berdua tidak sepakat, yang lebih rendah dipakai.

Mengusulkan tempat

Kami tidak menerima alamat. Sebut kotanya dan jenis bakarannya saja ke [email protected]. Sisanya kami cari lewat asap.

Koreksi

Menemukan nama, kota, atau bahan yang keliru? Tulis ke [email protected]. Koreksi kami muat di bawah catatan atau tulisan terkait, dengan tanggal.

Berhenti ikut buletin

Tekan tautan berhenti di kaki surat mana pun. Alamatmu dihapus paling lambat 30 hari sesudahnya.

Trailer musim 4

Buka di YouTube